Di tengah transformasi digital, perguruan tinggi menghasilkan dan mengelola data dalam jumlah yang semakin besar. Data mahasiswa, dosen, penelitian, fasilitas, keuangan, kinerja, hingga berbagai aktivitas institusional terus bertambah. Namun, kelimpahan data tidak selalu menghasilkan pemahaman yang lebih baik. Data membutuhkan konteks agar dapat dibaca, dihubungkan, dan digunakan untuk mengambil keputusan
Manajemen Pendidikan Tinggi Berbasis Data GeoSpasial menawarkan cara pandang yang menempatkan ruang sebagai bagian dari pengetahuan institusional. Melalui pendekatan GeoSpatial Higher Education Management (GHEM), buku ini mengajak pembaca melihat bagaimana data, ruang, lingkungan, dan hubungan antarelemen institusi dapat diintegrasikan untuk memahami perguruan tinggi secara lebih kontekstual.
Buku ini tidak berhenti pada pertanyaan tentang bagaimana data geospasial digunakan, tetapi bergerak pada pertanyaan yang lebih mendasar yaitu bagaimana perguruan tinggi mengetahui dirinya, memahami lingkungannya, belajar dari perubahan, dan menentukan tindakannya? Dengan perspektif tersebut, data geospasial diposisikan sebagai bagian dari cara institusi membangun pemahaman, mengembangkan kecerdasan organisasi, dan menentukan arah masa depan.









Ulasan
Belum ada ulasan.